Bukan Soal Banyaknya, Ini Alasan Waktu Minum Kopi Bisa Memengaruhi Umur Panjang

Senin, 26 Januari 2026 | 09:23:48 WIB
Bukan Soal Banyaknya, Ini Alasan Waktu Minum Kopi Bisa Memengaruhi Umur Panjang

JAKARTA - Minum kopi sudah menjadi kebiasaan harian bagi banyak orang di berbagai belahan dunia. Namun, sains menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah kopi yang penting, melainkan juga waktu terbaik untuk menikmatinya.

Selama ini, sebagian orang mengira minum kopi kapan saja tidak membawa perbedaan berarti. Padahal, penelitian terbaru menemukan bahwa memilih waktu yang tepat untuk ngopi bisa berkaitan dengan peluang hidup lebih panjang.

Penelitian tersebut mengungkap bahwa minum kopi di pagi hari memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar dibandingkan jika dikonsumsi sepanjang hari. Salah satu dampaknya bahkan dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dini.

Temuan ini memberi sudut pandang baru bagi pecinta kopi yang terbiasa menyesapnya kapan pun merasa mengantuk. Alih-alih membagi konsumsi kopi sepanjang hari, sains justru menyarankan untuk memusatkannya di waktu pagi.

Tidak hanya itu, kebiasaan minum kopi pagi hari juga disebut berhubungan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Hal ini membuat kebiasaan sederhana tersebut berpotensi memberi dampak besar bagi kesehatan jangka panjang.

Studi Besar Ungkap Pola Ngopi yang Berbeda

Penelitian ini dilakukan oleh para ahli dari Tulane University, Amerika Serikat. Studi tersebut melibatkan lebih dari 40 ribu partisipan yang dipantau kondisi kesehatan, asupan nutrisi, serta gaya hidupnya.

Para peneliti kemudian menganalisis kebiasaan minum kopi para peserta secara mendalam. Dari data tersebut, muncul dua pola utama konsumsi kopi yang menarik untuk dibandingkan.

Pola pertama adalah mereka yang terbiasa minum kopi sebelum tengah hari atau di waktu pagi. Pola kedua adalah mereka yang membagi konsumsi kopi sepanjang hari, dari pagi hingga sore atau malam.

Sebanyak 36 persen partisipan tercatat sebagai peminum kopi pagi hari. Sementara itu, sekitar 14 persen lainnya terbiasa mengonsumsi kopi di berbagai waktu sepanjang hari.

Perbedaan pola ini kemudian dihubungkan dengan data kesehatan para partisipan selama masa tindak lanjut. Hasilnya, para peneliti menemukan perbedaan signifikan dalam risiko kesehatan di antara kedua kelompok tersebut.

Data ini memberikan gambaran bahwa kebiasaan kecil seperti waktu minum kopi ternyata bisa berdampak besar. Dari sini, para ahli mulai menelusuri lebih jauh manfaat yang muncul dari pola minum kopi pagi hari.

Hasil Penelitian Tentang Risiko Kematian

Selama periode pemantauan, tercatat sebanyak 4.295 partisipan meninggal dunia. Angka ini kemudian dianalisis dengan mempertimbangkan berbagai faktor gaya hidup dan kondisi kesehatan.

Setelah dilakukan penyesuaian data, peneliti menemukan bahwa peminum kopi pagi hari memiliki risiko kematian dini 16 persen lebih kecil dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara waktu konsumsi kopi dan harapan hidup.

Tidak hanya itu, kelompok peminum kopi pagi hari juga ditemukan memiliki risiko meninggal akibat penyakit jantung yang lebih rendah. Angkanya bahkan mencapai 31 persen lebih kecil dibandingkan kelompok yang tidak minum kopi.

Temuan ini memperkuat anggapan bahwa kopi bukan sekadar minuman pengusir kantuk. Jika dikonsumsi dengan waktu yang tepat, kopi justru dapat memberikan perlindungan terhadap sejumlah masalah kesehatan serius.

Peneliti utama studi tersebut, Lu Qi, menjelaskan bahwa hasil penelitian ini sejalan dengan temuan sebelumnya tentang manfaat kopi. Ia mengatakan, “Penelitian sejauh ini menunjukkan bahwa minum kopi tidak meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, dan tampaknya menurunkan risiko beberapa penyakit kronis, seperti diabetes tipe-2.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kopi bukanlah musuh bagi kesehatan jantung seperti yang kerap dikhawatirkan sebagian orang. Sebaliknya, kopi justru berpotensi menjadi bagian dari gaya hidup sehat jika dikonsumsi secara bijak.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor waktu menjadi elemen penting dalam kebiasaan minum kopi. Dengan kata lain, manfaat kopi tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak yang diminum, tetapi juga kapan waktu terbaik untuk menikmatinya.

Mengapa Pagi Hari Menjadi Waktu Terbaik

Studi ini memperlihatkan bahwa pagi hari adalah waktu terbaik untuk minum kopi. Alasannya bukan hanya soal kebiasaan, tetapi juga berkaitan dengan ritme biologis tubuh manusia.

Pada pagi hari, tubuh berada dalam fase aktif yang membutuhkan energi dan kewaspadaan. Konsumsi kopi di waktu ini dapat membantu meningkatkan fokus sekaligus mendukung aktivitas harian secara optimal.

Sebaliknya, minum kopi di sore atau malam hari justru berpotensi menimbulkan dampak negatif. Kandungan kafein dalam kopi dapat mengganggu pola tidur, yang pada akhirnya memicu berbagai masalah kesehatan.

Gangguan tidur diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kronis, mulai dari gangguan metabolisme hingga masalah jantung. Oleh karena itu, kebiasaan minum kopi terlalu malam justru bisa meniadakan manfaat kesehatan yang seharusnya didapatkan.

Peneliti menilai bahwa menjaga kualitas tidur sama pentingnya dengan memperhatikan asupan makanan dan minuman. Dengan membatasi konsumsi kopi di pagi hari, seseorang dapat menikmati manfaat kafein tanpa mengorbankan waktu istirahatnya.

Kebiasaan ini juga dapat membantu tubuh mempertahankan ritme sirkadian yang sehat. Ritme tersebut berperan besar dalam mengatur berbagai fungsi biologis, termasuk metabolisme, hormon, dan sistem kekebalan tubuh.

Dengan demikian, minum kopi pagi hari bukan hanya soal kebiasaan praktis. Pilihan waktu ini ternyata sejalan dengan mekanisme alami tubuh yang mendukung kesehatan jangka panjang.

Makna Penting di Balik Kebiasaan Ngopi

Temuan ini memberi pelajaran bahwa kebiasaan kecil dalam keseharian bisa berdampak besar bagi kesehatan. Banyak orang fokus pada jenis makanan dan minuman, tetapi sering mengabaikan faktor waktu konsumsinya.

Padahal, tubuh manusia bekerja berdasarkan ritme tertentu yang memengaruhi cara zat-zat diproses. Minum kopi di waktu yang tepat dapat membantu memaksimalkan manfaat sekaligus meminimalkan risikonya.

Kopi sendiri mengandung berbagai senyawa aktif yang bersifat antioksidan dan anti-inflamasi. Senyawa ini berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan membantu menurunkan risiko penyakit kronis.

Namun, efek positif tersebut bisa berkurang jika konsumsi kopi mengganggu tidur atau memicu stres berlebih. Oleh karena itu, penentuan waktu minum kopi menjadi kunci agar manfaatnya tetap optimal.

Bagi mereka yang terbiasa minum kopi sepanjang hari, temuan ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk mengubah pola kebiasaan. Mengalihkan konsumsi kopi ke pagi hari dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak positif.

Selain itu, kebiasaan ini juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap kafein di sore atau malam hari. Dengan tidur yang lebih berkualitas, tubuh memiliki kesempatan lebih baik untuk memulihkan diri.

Para ahli menegaskan bahwa penelitian ini bukan berarti melarang minum kopi di waktu lain. Namun, hasilnya menunjukkan bahwa manfaat kesehatan terbesar tampaknya diperoleh ketika kopi dikonsumsi di pagi hari.

Temuan ini juga membuka peluang untuk penelitian lanjutan mengenai hubungan antara waktu konsumsi makanan dan minuman dengan kesehatan jangka panjang. Ke depan, bukan tidak mungkin rekomendasi kesehatan akan semakin menekankan aspek waktu selain jumlah dan jenis asupan.

Bagi masyarakat umum, pesan utama dari penelitian ini cukup sederhana. Jika ingin tetap menikmati kopi sekaligus menjaga kesehatan, pagi hari adalah pilihan waktu yang paling ideal.

Kebiasaan ngopi pagi hari tidak hanya membantu memulai hari dengan lebih segar. Berdasarkan temuan ilmiah, kebiasaan ini juga berpotensi mendukung usia yang lebih panjang dan hidup yang lebih sehat.

Dengan demikian, secangkir kopi di pagi hari bisa menjadi lebih dari sekadar rutinitas. Ia dapat menjadi bagian dari strategi sederhana untuk menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, sains kembali mengingatkan bahwa kesehatan sering kali ditentukan oleh keputusan-keputusan kecil yang konsisten. Memilih waktu yang tepat untuk minum kopi adalah salah satu contoh nyata bagaimana kebiasaan sehari-hari dapat membawa manfaat besar.

Terkini