Peresmian Gerai dan Pergudangan Koperasi Merah Putih Dukung Ekonomi Masyarakat Pangkalpinang

Rabu, 11 Februari 2026 | 09:51:39 WIB
Peresmian Gerai dan Pergudangan Koperasi Merah Putih Dukung Ekonomi Masyarakat Pangkalpinang

JAKARTA - Pangkalpinang kini memiliki fasilitas baru untuk mendukung kebutuhan pokok masyarakat. Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, meresmikan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Kepala Tujuh, Kota Pangkalpinang, Selasa, 11 Februari 2026.

Tujuan pembangunan ini adalah mempercepat operasi KMP di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan adanya gerai dan pergudangan, distribusi barang kebutuhan pokok di daerah dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih

Farida Farichah menyampaikan bahwa gerai dan pergudangan KMP Kelurahan Kepala Tujuh sudah hampir rampung. “Bangunan sudah 98 persen selesai dan siap beroperasi mendistribusikan berbagai kebutuhan pokok masyarakat di daerah ini,” ujarnya.

Fasilitas ini dibangun untuk mendukung seluruh program KMP di Indonesia. Kementerian Koperasi menugaskan PT Agro Industri Nasional (Agrinas) untuk memastikan standar pembangunan sesuai dengan ketentuan resmi.

Bangunan yang tersedia tidak hanya gerai dan gudang, tetapi juga fasilitas pendukung lain. Termasuk kantor, klinik, kamar mandi, dan pergudangan yang mendukung operasional koperasi secara menyeluruh.

Fasilitas Lengkap untuk Mendukung Ekonomi Lokal

Gerai KMP nantinya menyediakan sembako, obat-obatan, logistik, serta layanan simpan pinjam. Dengan fasilitas ini, warga setempat dapat mengelola potensi kelurahan untuk menunjang perekonomian masyarakat.

Selain itu, ketersediaan truk dan motor sebagai sarana logistik diharapkan mempercepat distribusi barang. Hal ini akan membantu masyarakat mengakses kebutuhan pokok dengan lebih mudah dan cepat.

Fasilitas klinik dan kantor dalam satu bangunan mempermudah pelayanan publik. Masyarakat tidak hanya bisa membeli kebutuhan pokok, tetapi juga memperoleh layanan kesehatan dasar secara dekat.

Luas Bangunan dan Dampaknya bagi Masyarakat

Gerai dan gudang KMP Kelurahan Kepala Tujuh memiliki luas 600 meter persegi. Dengan luas yang memadai, kegiatan operasional koperasi dapat berjalan optimal sekaligus mendukung ekonomi lokal.

Fasilitas yang luas memungkinkan penyimpanan barang dalam jumlah besar. Hal ini menambah efisiensi distribusi dan meminimalkan keterlambatan pasokan kebutuhan pokok masyarakat.

Pembangunan KMP juga membuka peluang bagi warga setempat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan koperasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, lapangan kerja, dan pendapatan masyarakat lokal.

Harapan dan Manfaat Jangka Panjang

Farida menekankan bahwa keberadaan gerai dan pergudangan KMP akan memperkuat perekonomian di kelurahan dan desa. Operasional koperasi yang optimal diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dengan adanya fasilitas ini, distribusi sembako dan logistik menjadi lebih merata. Warga dapat menikmati layanan yang cepat dan tepat sasaran, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Pangkalpinang.

KMP Kelurahan Kepala Tujuh menjadi contoh pengembangan koperasi modern yang terintegrasi. Model ini diharapkan bisa direplikasi di wilayah lain untuk mendorong pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia.

Farida menambahkan bahwa fasilitas ini mendukung visi Kementerian Koperasi untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat. “Semoga gerai dan pergudangan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal dan meningkatkan produktivitas ekonomi,” tuturnya.

Terkini