JAKARTA - Situasi darurat sering kali terjadi saat kita sangat membutuhkan layanan perbankan digital untuk transfer atau pembayaran. Namun kondisi tersebut bisa berubah menjadi merepotkan ketika akun BRImo justru terkunci karena salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali.
Masalah akun BRImo terblokir sebenarnya cukup sering dialami oleh nasabah Bank BRI. Kendati terlihat sepele, kondisi ini dapat menghambat aktivitas keuangan jika tidak segera ditangani dengan benar.
Aplikasi BRImo sendiri merupakan layanan perbankan digital milik Bank BRI yang dirancang untuk memudahkan berbagai transaksi keuangan. Mulai dari transfer, pembayaran tagihan, hingga pengelolaan rekening dapat dilakukan hanya melalui ponsel.
Ketika akun terkunci akibat kesalahan PIN, banyak nasabah mengira harus datang langsung ke kantor cabang BRI. Padahal, proses pembukaan blokir akun BRImo dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi dengan langkah yang cukup sederhana.
Pemblokiran akun ini biasanya terjadi setelah pengguna salah memasukkan PIN BRImo sebanyak tiga kali berturut-turut. Sistem akan otomatis mengunci akun sebagai langkah perlindungan keamanan.
Kondisi ini tentu menyulitkan, terutama jika terjadi di saat mendesak. Meski demikian, nasabah tidak perlu panik karena solusi pemulihan akun telah disediakan secara resmi melalui sistem BRImo.
Alasan Akun BRImo Bisa Terblokir Otomatis
Akun BRImo yang terblokir bukan terjadi tanpa alasan yang jelas. Sistem keamanan BRImo telah dirancang untuk melindungi dana dan data pribadi nasabah dari akses yang tidak sah.
Ketika PIN dimasukkan secara salah sebanyak tiga kali berturut-turut, sistem akan langsung memblokir akun. Langkah ini bertujuan mencegah potensi penyalahgunaan jika ponsel jatuh ke tangan orang lain.
Pemblokiran otomatis ini merupakan fitur proteksi yang sangat penting. Dengan sistem tersebut, orang lain tidak dapat mengakses akun meskipun mencoba menebak PIN berkali-kali.
Fitur keamanan ini sangat membantu apabila ponsel hilang atau dicuri. Dana dan data rekening tetap aman karena akses ke akun BRImo tidak bisa dilakukan sembarangan.
Oleh karena itu, meskipun terasa merepotkan, pemblokiran akun sebenarnya memberi perlindungan maksimal. Nasabah justru diuntungkan karena risiko pembobolan dapat ditekan sejak awal.
Langkah Awal Mengakses Menu Pemulihan Akun
Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membuka blokir akun BRImo adalah masuk ke menu pemulihan akun. Menu ini dapat diakses langsung dari halaman login aplikasi BRImo.
Saat muncul notifikasi bahwa akun terblokir, cari dan pilih opsi “Lupa Password”. Opsi tersebut akan membawa pengguna ke proses verifikasi identitas.
Pada tahap ini, pengguna diminta memasukkan username BRImo yang terdaftar. Selain itu, tanggal lahir juga harus diisi sesuai data saat pertama kali mendaftar.
Pastikan seluruh data yang dimasukkan benar dan sesuai dengan informasi asli. Kesalahan pengisian data dapat menyebabkan proses pemulihan tidak dapat dilanjutkan.
Setelah data diisi dengan benar, tekan tombol “Lanjutkan”. Sistem akan memproses data tersebut dan mengarahkan ke tahap verifikasi berikutnya.
Proses Verifikasi Identitas Pengguna
Setelah masuk ke tahap konfirmasi, layar akan menampilkan informasi akun secara ringkas. Informasi tersebut meliputi username, email terdaftar, nomor ponsel, dan tanggal lahir.
Pengguna perlu memeriksa kembali seluruh data yang ditampilkan. Pastikan tidak ada kesalahan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Jika semua informasi sudah sesuai, tekan kembali tombol “Lanjutkan”. Sistem kemudian akan mengirimkan pesan singkat ke nomor ponsel yang terdaftar.
SMS tersebut berasal dari layanan BRI-OTP dan berisi sebuah tautan khusus. Tautan ini digunakan untuk melanjutkan proses reset password akun BRImo.
Pengguna wajib membuka tautan tersebut untuk masuk ke halaman pemulihan password. Tautan ini bersifat penting dan tidak boleh dibagikan kepada siapa pun.
Reset Password Menggunakan Link OTP
Setelah membuka tautan dari SMS BRI-OTP, pengguna akan diarahkan ke halaman pembuatan password baru. Halaman ini merupakan bagian inti dari proses pembukaan blokir akun.
Di halaman tersebut, pengguna diminta memasukkan kode OTP tambahan. Kode OTP ini akan dikirimkan ke alamat email yang terdaftar pada akun BRImo.
Pengguna perlu membuka email dan mencari pesan masuk dari Bank BRI. Di dalam email tersebut terdapat kode verifikasi yang harus dimasukkan ke aplikasi.
Masukkan kode OTP dengan benar pada kolom yang tersedia. Pastikan tidak ada kesalahan pengetikan agar proses dapat berjalan lancar.
Jika kode OTP sudah diverifikasi, sistem akan mengizinkan pengguna untuk membuat password baru. Tahap ini menjadi penentu keberhasilan pemulihan akun BRImo.
Membuat Password Baru Sesuai Ketentuan Keamanan
Pada tahap pembuatan password baru, pengguna harus mengikuti aturan keamanan yang berlaku. Aturan ini diterapkan untuk menjaga keamanan akun dari akses tidak sah.
Password BRImo wajib memiliki panjang antara delapan hingga dua belas karakter. Selain itu, kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan angka juga harus digunakan.
Penggunaan kombinasi karakter yang kuat akan meningkatkan tingkat keamanan akun. Hindari penggunaan password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau angka berurutan.
Setelah mengetik password baru, pengguna diminta mengulangi password tersebut untuk konfirmasi. Pastikan kedua isian password sama agar sistem dapat menerimanya.
Jika seluruh ketentuan telah dipenuhi, tekan tombol “Lanjutkan”. Sistem akan menyimpan password baru dan menyelesaikan proses reset akun.
Login Kembali ke Akun BRImo
Setelah password berhasil diubah, pengguna akan diarahkan kembali ke halaman login BRImo. Pada tahap ini, akun sudah tidak lagi dalam kondisi terblokir.
Masukkan username dan password baru yang telah dibuat. Proses login pertama biasanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk verifikasi sistem.
Jika seluruh langkah dilakukan dengan benar, pengguna akan berhasil masuk ke dashboard BRImo. Seluruh fitur transaksi dapat kembali digunakan seperti semula.
Pengguna kini sudah dapat melakukan transfer, pembayaran, dan transaksi lainnya. Akun BRImo kembali aktif tanpa perlu mendatangi kantor cabang BRI.
Mengecek Status Kartu Debit Setelah Akun Aktif
Setelah berhasil login, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan. Status kartu debit atau ATM juga perlu dicek melalui aplikasi BRImo.
Dalam beberapa kasus, akun BRImo yang sempat terblokir dapat berdampak pada kartu debit. Biasanya kartu tidak diblokir, tetapi sementara tidak dapat digunakan.
Untuk memastikan status kartu, masuk ke menu “Semua Rekening” di aplikasi BRImo. Dari menu tersebut, pengguna dapat melihat kondisi kartu debit yang terhubung.
Jika kartu dalam kondisi nonaktif sementara, pengguna dapat mengaktifkannya kembali melalui aplikasi. Proses ini dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor bank.
Pertanyaan Umum Seputar Akun BRImo Terblokir
Banyak nasabah bertanya apakah harus datang ke kantor BRI untuk membuka blokir akun. Jawabannya, seluruh proses dapat diselesaikan langsung melalui aplikasi BRImo.
Nasabah juga sering menanyakan solusi tercepat agar akun tidak mudah terblokir kembali. Salah satu langkah yang disarankan adalah mengaktifkan fitur login biometrik.
Fitur biometrik seperti sidik jari atau pemindai wajah dapat meningkatkan keamanan sekaligus kemudahan akses. Dengan fitur ini, risiko salah memasukkan PIN dapat diminimalkan.
Durasi blokir akun BRImo akibat salah password sebenarnya berbeda-beda. Lama blokir tergantung pada kebijakan yang berlaku di Bank BRI.
Akun BRImo yang terblokir karena salah PIN tiga kali bukanlah masalah besar jika mengetahui langkah penanganannya. Seluruh proses pemulihan dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi dengan waktu yang relatif singkat.