Strategi Puasa Aman dan Nyaman bagi Penderita Asam Lambung

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:48:36 WIB
Strategi Puasa Aman dan Nyaman bagi Penderita Asam Lambung

JAKARTA - Puasa di bulan Ramadhan bisa dijalani dengan aman meski menderita asam lambung, asalkan mengikuti beberapa langkah tepat. Perubahan jam makan dan pola istirahat dapat memicu naiknya asam lambung jika tidak diantisipasi sejak awal.

Namun, langkah sederhana dapat membuat puasa tetap lancar tanpa rasa perih di lambung. Dengan strategi yang tepat, penderita asam lambung tetap bisa menikmati ibadah puasa dengan tenang.

Dilansir laman Alodokter dan Halodoc pada Selasa, 20 Januari 2026, terdapat enam cara aman berpuasa untuk penderita asam lambung. Tips ini akan membantu menjaga kenyamanan lambung sepanjang hari.

Langkah-langkah Aman Saat Berbuka dan Sahur

Langkah pertama adalah langsung berbuka saat waktu berbuka tiba. Sebaiknya makanan dan minuman sudah disiapkan sebelumnya agar perut siap menerima asupan.

Untuk mempersiapkan lambung, mulailah berbuka dengan makanan ringan dan mudah dicerna. Buah kaya air seperti semangka, buah naga, atau melon bisa dijadikan takjil untuk menetralkan asam lambung berlebih.

Selain itu, jangan melewatkan makan sahur karena perut kosong sepanjang hari bisa memicu naiknya asam lambung. Menu sahur yang kaya serat lebih disarankan karena lebih lama dicerna dan mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.

Mengatur Pola Minum dan Posisi Tubuh

Minum air putih yang cukup menjadi langkah berikutnya untuk mengontrol asam lambung. Pastikan asupan sekitar delapan gelas sehari, termasuk saat sahur dan setelah berbuka, untuk mencegah dehidrasi.

Hindari langsung berbaring setelah makan karena posisi ini memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Sebaiknya beri jeda 2–3 jam sebelum tidur agar lambung lebih nyaman dan gejala maag tidak muncul.

Memilih Makanan dan Cara Makan yang Tepat

Penderita asam lambung sebaiknya menghindari makanan pemicu naiknya asam lambung. Minuman bersoda, makanan pedas, berlemak tinggi, berkafein seperti kopi, teh, cokelat, serta makanan asam sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur maupun berbuka.

Makan secara perlahan juga sangat penting. Mengunyah makanan dengan baik membantu lambung mencerna dengan optimal dan mengurangi risiko asam lambung naik.

Nikmati setiap suapan secara santai agar lambung lebih nyaman. Makanan yang dikunyah dengan benar akan meminimalkan ketidaknyamanan saat berpuasa.

Tips Tambahan Agar Puasa Tetap Nyaman

Perencanaan menu sahur dan berbuka menjadi kunci untuk menghindari gangguan lambung. Pilih makanan yang seimbang antara karbohidrat, protein, dan serat agar lambung tetap stabil sepanjang hari.

Selain itu, atur jadwal istirahat dengan baik. Tidur cukup dan tidak terlalu larut malam membantu menurunkan risiko naiknya asam lambung saat berpuasa.

Hindari stres berlebihan karena stres juga dapat memicu produksi asam lambung. Aktivitas ringan, doa, dan relaksasi bisa membantu menjaga kestabilan lambung selama puasa.

Dengan mengikuti keenam langkah ini, puasa dapat dijalani dengan lebih aman dan nyaman. Penderita asam lambung tetap bisa menunaikan ibadah tanpa terganggu gejala naiknya asam lambung.

Puasa yang terencana dengan baik juga berdampak positif bagi kesehatan secara keseluruhan. Lambung lebih nyaman, energi tetap terjaga, dan ibadah dapat dilakukan dengan tenang sepanjang bulan Ramadhan.

Jadi, kunci puasa aman bagi penderita asam lambung adalah kombinasi persiapan makanan, pengaturan pola minum, posisi tubuh, pemilihan makanan, cara makan, dan menjaga kesehatan mental. Dengan disiplin menjalankan langkah-langkah ini, puasa bisa tetap nikmat dan tanpa rasa perih di lambung.

Terkini