Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp 3,87 Triliun Dukung Pendidikan

Senin, 26 Januari 2026 | 10:46:50 WIB
Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp 3,87 Triliun Dukung Pendidikan

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengambil peran penting dalam proyek Sekolah Rakyat (SR) tahap II dengan nilai kontrak mencapai Rp 3,87 triliun. Keterlibatan ini sejalan dengan target pemerintah menghapus kemiskinan ekstrem melalui penguatan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Ermy Puspa Yunita, Corporate Secretary Waskita Karya, menjelaskan bahwa nilai kontrak sebesar Rp 3,87 triliun tersebut digunakan untuk pengerjaan empat proyek SR yang tersebar di beberapa provinsi. Salah satu proyek besar berlokasi di Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan nilai kontrak Rp 1,23 triliun.

Sekolah yang dibangun mencakup lima kabupaten di Sulsel, yaitu Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Soppeng, dan Barru. Proyek ini menunjukkan komitmen Waskita Karya menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.

Selain itu, Waskita Karya juga menggarap proyek SR di Jawa Timur senilai Rp 1,16 triliun. Pembangunan di wilayah ini mencakup Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, hingga Kota Surabaya dengan target penyelesaian delapan bulan.

Penyebaran Proyek SR di Sumatra dan Aceh

Di Pulau Sumatra, proyek SR yang dikerjakan Waskita Karya berlokasi di Sumatra Selatan dengan total nilai kontrak Rp 719,5 miliar. Wilayah cakupannya meliputi Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Empat Lawang, memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat lokal.

Untuk wilayah Aceh, nilai kontrak tercatat sebesar Rp 757,05 miliar. Pembangunan mencakup Kabupaten Nagan Raya, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam, dengan penandatanganan kontrak dilakukan pada Desember 2025 di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum.

Lingkup pengerjaan Waskita Karya di Aceh mencakup pembangunan gedung sekolah dari jenjang SD hingga SMA. Fasilitas yang disediakan pun tergolong lengkap, termasuk asrama siswa dan guru, kantin, sarana olahraga, sarana ibadah, hingga gedung serbaguna.

Fasilitas Pendidikan Lengkap untuk Peningkatan Kualitas

Setiap sekolah yang dibangun Waskita Karya dirancang untuk mendukung proses belajar yang optimal. Kehadiran fasilitas pendukung ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kenyamanan siswa dan guru.

Pembangunan asrama, kantin, dan sarana olahraga menunjukkan perhatian perusahaan terhadap kebutuhan holistik masyarakat. Gedung serbaguna dan sarana ibadah juga menjadi bagian dari komitmen menyediakan lingkungan belajar yang kondusif.

Dengan proyek SR ini, Waskita Karya membuktikan kemampuan menangani pembangunan fasilitas pendidikan skala besar. Kolaborasi ini mendukung tujuan pemerintah menghadirkan pemerataan pendidikan di wilayah yang membutuhkan.

Dukungan Berkelanjutan Waskita Karya terhadap Pemerintah

Ermy Puspa Yunita menegaskan bahwa Waskita Karya akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menyejahterakan rakyat melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Perusahaan juga siap terlibat lebih banyak dalam pengerjaan fasilitas pendidikan di berbagai daerah.

Proyek Sekolah Rakyat tahap II ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi BUMN konstruksi terhadap pembangunan nasional. Dengan penyelesaian proyek ini, diharapkan akses pendidikan berkualitas semakin terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat.

Keterlibatan Waskita Karya di Sulsel, Jawa Timur, Sumatra Selatan, dan Aceh menunjukkan jangkauan proyek yang luas. Penempatan strategis di berbagai provinsi diharapkan mampu menjangkau daerah-daerah yang masih kekurangan fasilitas pendidikan memadai.

Penyebaran proyek ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi kesenjangan pendidikan. Sekolah yang dibangun bukan hanya fokus pada gedung, tetapi juga sarana penunjang yang meningkatkan kualitas belajar mengajar.

Dengan nilai kontrak keseluruhan Rp 3,87 triliun, Waskita Karya menegaskan peran sentralnya dalam pembangunan infrastruktur pendidikan. Proyek ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pemerataan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Selain aspek pendidikan, proyek ini memberikan dampak ekonomi lokal melalui lapangan kerja. Kegiatan konstruksi melibatkan tenaga lokal sehingga memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi di setiap wilayah proyek.

Keberhasilan pengerjaan proyek ini akan menjadi tolok ukur kapasitas Waskita Karya dalam menangani proyek skala besar. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan kesiapan perusahaan untuk proyek pembangunan strategis nasional lainnya.

Proyek Sekolah Rakyat ini juga menekankan pentingnya perencanaan matang dan manajemen konstruksi yang efisien. Setiap tahapan pembangunan dijalankan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu.

Dengan dukungan penuh pemerintah dan pelaksanaan proyek yang profesional, Waskita Karya siap mewujudkan visi pendidikan merata di Indonesia. Keberhasilan ini diharapkan memotivasi pelibatan lebih banyak BUMN dalam proyek pembangunan sosial dan pendidikan.

Terkini