JAKARTA - Banyak orang menganggap bubur sumsum identik dengan santan yang kental dan gurih. Namun, seiring berkembangnya gaya hidup sehat, muncul inovasi bubur sumsum tanpa santan yang tetap lembut, nikmat, dan ramah untuk berbagai kebutuhan konsumsi.
Hidangan tradisional ini kini bisa dinikmati oleh siapa saja yang ingin mengurangi asupan lemak dari santan tanpa kehilangan rasa khasnya. Dengan bahan pengganti yang mudah didapat, bubur sumsum tetap menghadirkan tekstur halus dan cita rasa gurih alami.
Selain praktis, bubur sumsum tanpa santan juga cocok dijadikan menu sarapan ringan, camilan sore, maupun sajian berbuka puasa. Proses pembuatannya sederhana sehingga dapat dilakukan oleh pemula sekalipun di rumah.
Melalui resep berikut, Anda akan mengetahui bahan-bahan pilihan serta langkah mudah membuat bubur sumsum tanpa santan yang lembut dan anti gagal. Semua panduan disusun agar hasil akhirnya tetap menyerupai bubur sumsum klasik yang digemari banyak orang.
Bubur sumsum merupakan hidangan tradisional Indonesia yang terkenal dengan tekstur lembut dan rasa gurih yang biasanya berasal dari santan. Namun kini, bubur sumsum dapat dibuat tanpa santan namun tetap menghadirkan cita rasa lembut dan gurih alami.
Inovasi bubur sumsum tanpa santan menjadi solusi bagi yang ingin mengurangi konsumsi santan atau memilih hidangan yang lebih ringan. Berbagai bahan pengganti seperti susu cair, krimer, atau susu bubuk dapat digunakan tanpa menghilangkan esensi rasa bubur sumsum.
Resep praktis ini memungkinkan siapa saja menyajikan bubur sumsum lezat di rumah dengan mudah. Hidangan ini cocok dinikmati sebagai sarapan, camilan sore, maupun takjil saat berbuka puasa.
Bahan-Bahan Pilihan untuk Bubur Sumsum Tanpa Santan
Tepung Beras
Perbesar
Ilustrasi tepung beras/credit: Freepik.com
Untuk membuat bubur sumsum yang lembut dan gurih alami, pemilihan bahan sangatlah penting. Anda akan membutuhkan tepung beras berkualitas baik sebagai dasar, serta bahan pengganti santan yang akan memberikan tekstur dan rasa gurih yang mirip.
Pastikan semua bahan tersedia sebelum memulai proses memasak untuk kelancaran. Persiapan yang matang akan membantu proses memasak berjalan lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal.
Tepung beras: 150 gram atau 6 sendok makan. Air: 900 ml hingga 1 liter.
Garam: secukupnya atau 1/2 sendok teh. Daun pandan: 2-4 lembar.
Bahan pengganti santan (pilih salah satu): Susu cair (UHT Full Cream) secukupnya, Susu bubuk 1 sachet, Fiber Creme 90 gram, atau Krimer secukupnya (dilarutkan dengan air). Tepung maizena: 1 sendok makan (opsional, untuk kekentalan).
Pasta pandan: secukupnya (opsional, untuk warna dan aroma). Semua bahan ini bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan masing-masing.
Sementara untuk kuah gula merah atau kinca, siapkan gula merah berkualitas baik. Gula merah akan memberikan sentuhan manis alami yang melengkapi gurihnya bubur sumsum.
Daun pandan juga akan ditambahkan untuk aroma yang harum dan menggugah selera. Kombinasi manis dan wangi pandan akan membuat sajian bubur sumsum terasa lebih istimewa.
Gula merah: 200-250 gram. Air: 80 ml hingga 250 ml.
Daun pandan: 1-2 lembar. Garam: sejumput (opsional).
Langkah Mudah Membuat Bubur Sumsum Lembut
Bubur Sumsum Lembut
Perbesar
Bubur Sumsum Lembut
Proses pembuatan bubur sumsum tanpa santan ini cukup sederhana dan dapat diikuti oleh siapa saja. Pertama, campurkan tepung beras dengan sedikit air dalam mangkuk hingga membentuk pasta halus.
Pastikan tidak ada gumpalan agar bubur memiliki tekstur yang benar-benar lembut dan mulus saat matang. Langkah awal ini sangat menentukan hasil akhir bubur sumsum.
Setelah itu, tuang sisa air ke dalam panci dan masukkan pasta tepung beras. Aduk rata hingga larutan tercampur sempurna sebelum dipanaskan.
Masukkan daun pandan dan garam ke dalam campuran tersebut. Aduk kembali agar rasa gurih dan aroma pandan menyebar merata.
Panaskan adonan di atas api sedang sambil terus diaduk agar tidak menggumpal atau gosong di bagian bawah. Proses ini membutuhkan kesabaran karena adonan akan mulai mengental secara bertahap.
Saat adonan mulai mengental dan berubah menjadi bubur, kecilkan api agar tidak meletup. Terus aduk hingga bubur menjadi halus, kental, dan matang sempurna.
Jika menggunakan bahan pengganti santan seperti susu cair, susu bubuk, krimer, atau Fiber Creme, masukkan pada tahap ini. Aduk rata agar bahan tercampur sempurna dan rasa gurih alami muncul.
Apabila ingin tekstur lebih kental, tambahkan tepung maizena yang sudah dilarutkan dengan sedikit air. Aduk hingga bubur kembali mengental dan teksturnya lembut.
Jika menggunakan pasta pandan, masukkan secukupnya untuk memberikan warna hijau alami dan aroma wangi. Aduk hingga warna merata di seluruh adonan bubur.
Setelah bubur matang, matikan api dan sisihkan. Tutup panci agar bubur tetap hangat sambil menyiapkan kuah gula merah.
Cara Membuat Kuah Gula Merah atau Kinca
Masukkan gula merah, air, dan daun pandan ke dalam panci kecil. Masak dengan api sedang hingga gula larut dan kuah mendidih.
Aduk sesekali agar gula tidak menggumpal di dasar panci. Proses ini akan menghasilkan kuah kental dengan aroma harum pandan.
Jika ingin rasa lebih seimbang, tambahkan sejumput garam ke dalam kuah gula merah. Garam akan memperkuat rasa manis alami gula merah tanpa membuatnya terlalu tajam.
Setelah kuah gula mengental dan aromanya keluar, angkat dan saring jika perlu. Kuah siap digunakan sebagai pelengkap bubur sumsum tanpa santan.
Tips Agar Bubur Sumsum Tanpa Santan Tetap Lembut
Pastikan tepung beras dicampur dengan air dingin sebelum dimasak agar tidak menggumpal. Teknik ini membantu menghasilkan tekstur bubur yang benar-benar halus.
Aduk adonan secara terus-menerus selama proses pemasakan. Langkah ini mencegah bagian bawah gosong dan memastikan bubur matang merata.
Gunakan api sedang hingga kecil agar bubur tidak cepat mengental di bagian luar tetapi masih mentah di bagian dalam. Proses memasak perlahan akan menghasilkan bubur yang lembut dan tidak bergerindil.
Tambahkan bahan pengganti santan saat bubur mulai mengental agar rasa gurihnya lebih terasa. Jangan menambahkan terlalu awal karena bisa memengaruhi tekstur akhir bubur.
Jika bubur terlalu kental, tambahkan sedikit air panas sambil diaduk hingga mencapai kekentalan yang diinginkan. Cara ini membantu menjaga tekstur tetap lembut dan nyaman disantap.
Untuk aroma yang lebih harum, gunakan daun pandan segar dan ikat simpul sebelum dimasukkan ke adonan. Daun pandan akan memberikan wangi khas yang membuat bubur lebih menggugah selera.
Jika ingin hasil lebih menarik, sajikan bubur dalam mangkuk kecil dengan siraman kuah gula merah di atasnya. Tampilan sederhana ini tetap terlihat menggoda dan menggugah selera.
Penyajian dan Variasi Bubur Sumsum Tanpa Santan
Bubur sumsum tanpa santan paling nikmat disajikan hangat dengan kuah gula merah yang masih cair. Perpaduan gurih dan manis akan langsung terasa di setiap suapan.
Hidangan ini cocok disantap sebagai sarapan ringan yang mengenyangkan tanpa terasa berat. Teksturnya yang lembut juga cocok untuk semua usia.
Untuk variasi rasa, Anda bisa menambahkan potongan pisang rebus di atas bubur. Pisang akan memberikan rasa manis alami dan tekstur tambahan yang menarik.
Selain pisang, Anda juga bisa menambahkan mutiara sagu atau potongan nangka sebagai pelengkap. Kombinasi ini membuat bubur sumsum terasa lebih kaya dan tidak monoton.
Jika ingin versi lebih segar, bubur sumsum tanpa santan dapat disajikan dingin setelah disimpan di kulkas. Sajian ini cocok untuk dinikmati saat cuaca panas.
Dengan bahan sederhana dan langkah praktis, bubur sumsum tanpa santan bisa menjadi alternatif sehat yang tetap lezat. Hidangan ini membuktikan bahwa cita rasa tradisional tetap bisa dinikmati dengan cara lebih ringan.
Resep ini memungkinkan siapa saja membuat bubur sumsum sendiri di rumah tanpa ribet. Hasilnya tetap lembut, gurih, dan menggugah selera seperti bubur sumsum klasik.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda tidak perlu khawatir gagal saat mencoba resep bubur sumsum tanpa santan. Setiap langkah telah dirancang agar mudah diikuti dan menghasilkan bubur yang memuaskan.