Jembatan Musi V Segera Rampung, Tol Palembang-Betung Siap Beroperasi

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:31:01 WIB
Hutama Karya Targetkan Jembatan Musi V Rampung Akhir Tahun 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Hutama Karya menargetkan konstruksi Jembatan Musi V di Palembang, Sumatera Selatan, rampung dikerjakan dan siap digunakan sebelum akhir tahun 2026.

"Pembangunan Jembatan Musi V Palembang ini merupakan bagian krusial dari ruas Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung atau Kapalbetung dalam jaringan Jalan Tol Trans-Sumatera," kata Executive Vice President Pembangunan Jalan Tol PT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji di Palembang, Kamis.

Dia menjelaskan, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka hari ini melakukan peninjauan langsung terhadap progres akhir pembangunan Jembatan Musi V Palembang, Sumatera Selatan.

Peninjauan tersebut dilaksanakan guna memantau kesiapan fisik jembatan yang akan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian Sumatera.

Dalam agenda kunjungan kerja itu, Wapres Gibran didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa guna memeriksa struktur utama jembatan yang kini telah selesai dibangun dan sedang melewati serangkaian uji beban sebelum resmi dibuka untuk umum.

"Wapres Gibran merasa cukup puas dengan percepatan pembangunan yang terjadi," katanya.

Dwi memaparkan bahwa secara keseluruhan progres pengerjaan Jalan Tol Palembang-Betung sudah mencapai angka di atas 90 persen.

"Seksi 1 dan 2 ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun ini. Jembatan Musi V memiliki total panjang struktur termasuk jalan pendekat sekitar 1,8 km, dengan bentang tengah mencapai 380 meter," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyebutkan bahwa kehadiran Tol Palembang-Betung sepanjang 69 km ini akan memangkas waktu tempuh dari yang sebelumnya tiga jam melalui jalan nasional menjadi hanya satu jam.

"Saya mewakili Pemkot Palembang merasa bangga dengan kehadiran infrastruktur ini," kata dia.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Musi V dinilai tidak sekadar mengurai kemacetan kota, tetapi juga berfungsi sebagai magnet ekonomi baru bagi penduduk Palembang. Pemangkasan waktu tempuh hingga 60 persen akan merevolusi jalur logistik lantaran distribusi komoditas dan bahan pangan bisa dilaksanakan lebih cepat.

"Pemerintah Kota Palembang juga menyatakan siap mendukung penuh percepatan operasional tol ini, terutama dari sisi integrasi infrastruktur kota," katanya.

Terkini