JAKARTA - Pergerakan harga emas kembali menjadi perhatian para investor dan masyarakat luas. Tren yang sebelumnya sempat menyentuh level tinggi kini berbalik arah dengan penurunan yang cukup signifikan.
Harga emas Antam melanjutkan tren penurunan dan semakin jauh meninggalkan level Rp 3 juta per gram. Harga emas Antam 24 karat hari ini turun Rp 100.000 per gram menjadi Rp 2.856.000 per gram.
Penurunan ini membuat sebagian investor mulai mengevaluasi kembali strategi investasinya. Di sisi lain, sebagian masyarakat justru melihat momentum ini sebagai peluang untuk membeli emas dengan harga lebih terjangkau.
Berdasarkan situs Logam Mulia Antam, Jumat (6/2/2026), satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp 1.478.000. Sementara harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp 28.055.000 dan ukuran emas terbesar yakni 1.000 gram atau 1 kilogram dibanderol Rp 2.796.600.000.
Pergerakan harga ini menunjukkan bahwa fluktuasi emas masih cukup dinamis dalam jangka pendek. Kondisi tersebut membuat banyak pihak terus memantau perkembangan harga dari hari ke hari.
Harga emas yang semakin menjauh dari angka psikologis Rp 3 juta per gram turut memengaruhi sentimen pasar. Baik investor jangka panjang maupun pembeli ritel mulai menimbang ulang keputusan mereka.
Dalam situasi seperti ini, emas tetap dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang relatif aman. Namun, fluktuasi harga tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan transaksi.
Pergerakan Harga Emas Antam dalam Sepekan dan Sebulan Terakhir
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di rentang Rp 2.844.000 hingga Rp 3.168.000 per gram. Rentang tersebut menunjukkan volatilitas yang cukup besar dalam waktu singkat.
Pergerakan yang fluktuatif ini mencerminkan adanya tekanan di pasar emas. Investor pun harus lebih cermat membaca arah pergerakan sebelum melakukan transaksi jual beli.
Dalam sebulan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp 2.549.000 hingga Rp 3.168.000 per gram. Rentang yang cukup lebar ini menandakan bahwa pasar emas sedang berada dalam fase penyesuaian.
Perubahan harga tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan domestik. Mulai dari kondisi ekonomi global, nilai tukar, hingga sentimen investor turut memengaruhi pergerakan harga emas.
Penurunan harga yang terjadi hari ini membuat emas kembali ke level yang lebih rendah dibanding beberapa minggu sebelumnya. Hal ini membuka peluang bagi pembeli yang menunggu harga lebih terjangkau.
Namun, bagi pemegang emas lama, kondisi ini bisa menjadi tantangan tersendiri. Mereka perlu mempertimbangkan apakah akan menahan emas atau melakukan aksi jual pada level harga saat ini.
Tren penurunan harga emas juga dapat memengaruhi keputusan masyarakat dalam menjadikan emas sebagai instrumen tabungan jangka panjang. Sebagian orang memilih tetap membeli secara rutin, sementara lainnya menunggu stabilitas harga.
Meskipun demikian, emas tetap dikenal sebagai aset yang relatif tahan terhadap inflasi. Oleh karena itu, minat terhadap logam mulia ini masih terjaga di tengah fluktuasi harga.
Harga Buyback Emas Antam dan Ketentuan Pajak
Di sisi lain, harga buyback emas Antam ikut mengalami penurunan. Buyback hari ini turun hingga Rp 149.000 per gram menjadi Rp 2.571.000 per gram.
Harga buyback merupakan harga yang berlaku jika Anda ingin menjual emas kembali ke Antam. Nilai ini menjadi acuan penting bagi investor yang berencana mencairkan investasinya.
Penurunan harga buyback sejalan dengan turunnya harga jual emas batangan. Hal ini berarti selisih antara harga beli dan harga jual kembali menjadi salah satu pertimbangan utama dalam transaksi emas.
Selain itu, masyarakat juga perlu memperhatikan aspek perpajakan dalam transaksi buyback. Ketentuan pajak dapat memengaruhi jumlah dana bersih yang diterima saat menjual emas.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan atau PPh Pasal 22 sebesar 1,5%. PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.
Ketentuan pajak ini berlaku secara otomatis tanpa perlu pengajuan khusus dari penjual. Oleh karena itu, investor perlu menghitung potensi potongan pajak sebelum memutuskan untuk menjual emas.
Kebijakan pajak tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan dan transparansi dalam transaksi logam mulia. Selain itu, aturan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengelola penerimaan negara.
Dengan memahami ketentuan pajak buyback, investor dapat merencanakan strategi jual beli emas dengan lebih matang. Perhitungan yang tepat membantu menghindari kesalahan estimasi nilai transaksi.
Meskipun terdapat potongan pajak, emas tetap menjadi instrumen investasi yang diminati banyak orang. Faktor likuiditas dan stabilitas jangka panjang menjadi alasan utama di balik minat tersebut.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Semua Ukuran
Harga emas 0,5 gram hari ini berada di angka Rp 1.478.000. Angka ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi dengan nominal lebih terjangkau.
Harga emas 1 gram dibanderol Rp 2.856.000. Ukuran ini menjadi salah satu yang paling populer karena mudah diperjualbelikan dan fleksibel.
Harga emas 2 gram berada di level Rp 5.652.000. Ukuran ini cocok bagi investor yang ingin membeli dalam jumlah sedikit lebih besar namun tetap praktis.
Harga emas 3 gram dijual dengan harga Rp 8.453.000. Nominal ini menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang ingin diversifikasi kecil dalam portofolio emasnya.
Harga emas 5 gram hari ini berada di angka Rp 14.055.000. Ukuran ini sering dipilih karena lebih efisien dibanding membeli beberapa keping kecil sekaligus.
Harga emas 10 gram dipatok Rp 28.055.000. Banyak investor ritel memilih ukuran ini sebagai bentuk investasi jangka menengah.
Harga emas 25 gram dijual dengan harga Rp 70.012.000. Ukuran ini biasanya diminati oleh investor yang ingin menyimpan emas dalam bentuk fisik dengan nilai lebih besar.
Harga emas 50 gram dibanderol Rp 139.945.000. Nilai ini menunjukkan bahwa investasi emas dalam ukuran besar tetap diminati di tengah fluktuasi harga.
Harga emas 100 gram berada di angka Rp 279.812.000. Ukuran ini sering dipilih oleh investor yang mengutamakan efisiensi biaya per gram.
Harga emas 250 gram dijual dengan harga Rp 699.265.000. Ukuran ini menjadi opsi bagi investor dengan dana besar yang ingin menyimpan aset dalam bentuk logam mulia.
Harga emas 500 gram dibanderol Rp 1.398.320.000. Nilai ini menunjukkan bahwa emas tetap menjadi instrumen investasi bernilai tinggi dalam jangka panjang.
Harga emas 1.000 gram atau 1 kilogram berada di angka Rp 2.796.600.000. Ukuran terbesar ini biasanya diminati oleh institusi atau investor dengan portofolio besar.
Rincian harga tersebut mencerminkan kondisi pasar emas hari ini yang masih berada dalam tren penurunan. Meski demikian, setiap ukuran tetap memiliki peminat sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing investor.
Perbedaan harga per gram antar ukuran juga menjadi pertimbangan penting dalam memilih produk emas. Semakin besar ukuran, biasanya harga per gram menjadi relatif lebih efisien.
Namun, fleksibilitas dalam penjualan kembali sering kali lebih tinggi pada ukuran kecil. Oleh karena itu, banyak masyarakat tetap memilih membeli emas dalam pecahan kecil hingga menengah.
Fluktuasi harga emas hari ini menjadi sinyal bagi investor untuk terus memantau pergerakan pasar. Informasi harga yang akurat membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih rasional.
Bagi calon pembeli, penurunan harga ini bisa menjadi kesempatan untuk mulai berinvestasi emas. Sementara bagi pemilik emas lama, kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi strategi penyimpanan atau penjualan.
Emas tetap dipandang sebagai aset lindung nilai yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, dinamika harga harian tetap perlu diperhatikan agar keputusan investasi lebih optimal.
Dengan memahami pergerakan harga emas Antam hari ini, masyarakat dapat menyesuaikan langkah keuangan sesuai tujuan masing-masing. Informasi yang tepat menjadi kunci dalam mengelola investasi emas secara bijak.