Lonjakan Investasi Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

Jumat, 23 Januari 2026 | 14:03:48 WIB
Lonjakan Investasi Emas Antam Hari Ini Pecahkan Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

JAKARTA - Pergerakan harga emas kembali menjadi sorotan pelaku pasar pada awal tahun ini. Logam mulia yang selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai justru menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa hari terakhir.

Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak rekor tertinggi. Kenaikan tajam ini menjadi perhatian masyarakat, terutama mereka yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026, harga emas Antam melonjak signifikan. Kenaikannya mencapai Rp 90.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Harga emas Antam hari ini dipatok di level Rp 2.880.000 per gram. Angka tersebut sekaligus mematahkan rekor tertinggi sebelumnya yang sempat tercatat dalam sepekan terakhir.

Sehari sebelumnya, harga emas Antam berada di level Rp 2.790.000 per gram. Penurunan pada hari sebelumnya ternyata hanya bersifat sementara sebelum kembali melonjak tajam.

Lonjakan harga ini membuat banyak investor kembali melirik emas sebagai pilihan investasi aman. Kondisi tersebut juga menegaskan peran emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami perubahan. Untuk harga buyback emas Antam kini dibanderol Rp 2.715.000 per gram, atau turun Rp 80.000.

Harga buyback ini berlaku bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas ke Antam. Dengan demikian, selisih harga jual dan beli tetap menjadi pertimbangan utama investor.

Untuk diketahui, sebelumnya rekor tertinggi harga emas Antam dicetak pada perdagangan Rabu, 21 Januari 2026. Saat itu, harga emas Antam berada di angka Rp 2.772.000 per gram.

Kenaikan terbaru ini menunjukkan bahwa harga emas domestik masih bergerak dinamis. Fluktuasi tersebut mengikuti perkembangan harga emas global yang juga sedang menguat.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Kondisi pasar yang tidak menentu membuat investor semakin berhati-hati dalam memilih instrumen investasi. Emas kembali menjadi pilihan utama karena dinilai lebih stabil dibandingkan aset berisiko lainnya.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini di Semua Ukuran

Kenaikan harga emas Antam hari ini berlaku untuk seluruh ukuran gramasi. Masyarakat dapat memilih ukuran sesuai kebutuhan investasi masing-masing.

Harga emas Antam 0,5 gram dipatok Rp 1.490.000. Nominal ini mengalami penyesuaian mengikuti kenaikan harga emas per gram secara keseluruhan.

Untuk ukuran 1 gram, harga emas Antam berada di level Rp 2.880.000. Angka ini menjadi patokan utama bagi banyak investor ritel.

Harga emas Antam ukuran 2 gram ditetapkan Rp 5.700.000. Selisih harga per gram relatif kecil jika dibandingkan dengan ukuran satuan.

Sementara itu, harga emas Antam 3 gram dibanderol Rp 8.525.000. Ukuran ini sering dipilih oleh investor pemula yang ingin mulai berinvestasi emas.

Untuk ukuran 5 gram, harga emas Antam tercatat Rp 14.175.000. Ukuran ini menjadi salah satu yang cukup diminati karena fleksibel untuk dicairkan kembali.

Harga emas Antam ukuran 10 gram berada di angka Rp 28.295.000. Gramasi ini sering digunakan sebagai tabungan emas jangka menengah.

Adapun harga emas Antam ukuran 25 gram mencapai Rp 70.612.000. Nominal ini biasanya dipilih investor dengan dana lebih besar.

Untuk ukuran 50 gram, harga emas Antam dipatok Rp 141.145.000. Gramasi ini kerap dimanfaatkan sebagai bentuk diversifikasi aset.

Harga emas Antam ukuran 100 gram berada di level Rp 282.212.000. Emas ukuran besar ini sering diburu investor institusi maupun kolektor.

Sementara itu, harga emas Antam ukuran 250 gram tercatat Rp 705.265.000. Ukuran ini memberikan efisiensi harga per gram yang lebih baik.

Untuk ukuran 500 gram, harga emas Antam dipatok Rp 1.410.320.000. Gramasi ini biasanya digunakan untuk investasi jangka panjang bernilai besar.

Adapun harga emas Antam ukuran 1.000 gram mencapai Rp 2.820.600.000. Ukuran ini menjadi pilihan investor besar yang mengutamakan efisiensi biaya.

Seluruh harga tersebut berlaku untuk pengambilan di gedung Antam. Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global dan domestik.

Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global

Lonjakan harga emas domestik tak lepas dari pergerakan harga emas global. Harga emas dunia sebelumnya menembus angka USD 4.900 per ons untuk pertama kalinya.

Lonjakan tersebut terjadi pada perdagangan Kamis atau Jumat waktu Jakarta. Kenaikan harga emas ini dipicu oleh ketegangan geopolitik yang berkelanjutan.

Selain faktor geopolitik, dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah juga turut mendorong harga emas. Pelemahan dolar membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor luar negeri.

Ekspektasi penurunan suku bunga Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), turut memperkuat sentimen positif terhadap emas. Kondisi ini membuat investor beralih ke aset lindung nilai seperti emas.

Sementara itu, harga perak dan platinum juga mencapai rekor tertinggi baru. Hal ini menunjukkan bahwa pasar logam mulia secara umum sedang mengalami reli kuat.

Harga emas di pasar spot melonjak ke rekor tertinggi USD 4.917,65 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup 1,6% lebih tinggi menjadi USD 4.913,4 per ons.

Dolar AS tercatat melemah 0,4% pada periode yang sama. Kondisi tersebut membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih menarik bagi pembeli luar negeri.

“Ketegangan geopolitik, dolar yang umumnya lemah, ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed tahun ini, semuanya merupakan faktor yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tren de-dolarisasi makro dan masih berdampak pada permintaan (emas),” kata Wakil Presiden dan Ahli Strategi Logam Senior di Zaner Metals, Peter Grant.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa emas masih memiliki daya tarik kuat di tengah dinamika ekonomi global. Permintaan emas diperkirakan tetap tinggi dalam waktu dekat.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah mengamankan akses total dan permanen AS ke Greenland dalam kesepakatan dengan NATO. Kepala NATO mengatakan sekutu harus meningkatkan komitmen mereka terhadap keamanan Arktik untuk menangkal ancaman dari Rusia dan China.

Namun rincian dari kesepakatan apa pun masih belum jelas. Denmark bersikeras bahwa kedaulatannya atas pulau itu tidak dapat didiskusikan.

Ketidakpastian geopolitik tersebut memperkuat posisi emas sebagai aset safe haven. Investor cenderung mengalihkan dana ke emas saat risiko global meningkat.

Dari sisi data ekonomi, laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS terbaru menunjukkan pengeluaran konsumen meningkat pada November dan Oktober. Hal ini mengindikasikan pertumbuhan kuat selama tiga kuartal berturut-turut.

Data tersebut turut memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Penurunan suku bunga biasanya memberikan sentimen positif bagi harga emas.

Pasar memperkirakan bank sentral AS akan menerapkan dua pemotongan suku bunga seperempat poin persentase pada paruh kedua tahun ini. Kondisi ini meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

“Kemunduran jangka pendek akan dilihat sebagai peluang pembelian (emas). Kami telah melihat level USD 5.000 per oz di dekatnya dan di luar itu proyeksi Fibonacci USD 5.187,79 per oz terlihat masuk akal,” tambah Grant.

Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa harga emas global masih berpotensi melanjutkan reli. Investor pun semakin optimistis terhadap prospek logam mulia dalam waktu dekat.

Harga Perak, Platinum, dan Palladium Ikut Menguat Tajam

Tidak hanya emas, harga perak juga mencetak rekor tertinggi baru. Harga perak spot melonjak ke level USD 96,58 per ons.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap logam mulia tidak hanya terbatas pada emas. Perak juga mulai dilirik sebagai alternatif aset lindung nilai.

“Perak memiliki narasi fundamental yang jauh lebih menarik daripada emas. Mungkin perak bukan aset cadangan seperti emas, tetapi tetap mendapat manfaat dari aliran dana aman dan pelemahan dolar,” kata Nikos Tzabouras, analis pasar senior di Tradu.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa perak memiliki potensi penguatan tersendiri di tengah dinamika ekonomi global. Investor melihat peluang pertumbuhan pada sektor industri yang menggunakan perak.

Selain perak, harga platinum spot naik 4,6% ke rekor tertinggi USD 2.601,03. Kenaikan ini mencerminkan kuatnya permintaan terhadap logam mulia industri.

Palladium juga mengalami penguatan signifikan. Harga palladium naik 3,3% menjadi USD 1.900,59.

Kenaikan harga platinum dan palladium dipengaruhi oleh permintaan industri otomotif dan teknologi. Kedua logam ini banyak digunakan dalam produksi katalis kendaraan dan perangkat elektronik.

Lonjakan harga logam mulia ini menunjukkan adanya pergeseran aliran dana global. Investor mencari aset yang dinilai lebih aman dan stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.

Kondisi tersebut turut berdampak pada pasar emas domestik, termasuk harga emas Antam. Harga emas dalam negeri cenderung mengikuti pergerakan harga emas global.

Dengan demikian, kenaikan harga emas Antam hari ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Pergerakan tersebut merupakan bagian dari tren global yang sedang berlangsung.

Bagi masyarakat, kondisi ini menjadi sinyal penting dalam menyusun strategi investasi. Emas kembali menjadi instrumen favorit karena dianggap mampu menjaga nilai aset.

Meski harga emas berada di level tinggi, minat beli masyarakat tetap terjaga. Banyak investor melihat momentum ini sebagai peluang jangka panjang.

Namun demikian, investor tetap disarankan untuk mempertimbangkan risiko fluktuasi harga. Pergerakan harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika global.

Secara keseluruhan, lonjakan harga emas Antam hari ini mempertegas peran emas sebagai aset lindung nilai. Kenaikan ini juga mencerminkan tingginya permintaan logam mulia di tengah kondisi ekonomi dunia yang penuh ketidakpastian.

Terkini