INFOTUNTAS.COM — Proyek distribusi Linux Omarchy mengumpulkan dana hingga USD 18,5 juta hanya dalam hitungan bulan, angka yang belum pernah terjadi sebelumnya di komunitas perangkat lunak sumber terbuka. Pendanaan sebesar itu datang dari perusahaan AI besar seperti OpenAI, Anthropic, dan Meta Superintelligence Labs. Namun di balik lonjakan dana tersebut, Omarchy justru memicu perpecahan tajam di kalangan pengembang Linux global.
Omarchy adalah distribusi Linux berbasis Arch yang dikembangkan David Heinemeier Hansson, pria di balik kerangka kerja web Ruby on Rails. Proyek ini dikelola Omacom Foundation, organisasi yang dibentuk khusus untuk mendanai dan mengawasi perkembangannya.
Ketika pemberitaan pertama kali muncul, yayasan melaporkan dana sebesar USD 8 juta. Dalam sehari, angkanya naik menjadi USD 10 juta. Kini total komitmen pendanaan dan donasi menyentuh USD 18,5 juta.
Dana Mengalir dari Raksasa AI Dunia
Pendanaan Omarchy tidak hanya berasal dari donasi komunitas. Daftar pendukungnya mencakup OpenRouter, Four Technologies, dan DigitalOcean. Sejumlah perusahaan AI terkemuka juga tercatat memberikan komitmen token, termasuk Meta Superintelligence Labs, Anthropic, OpenAI, dan Fireworks.
Omarchy mengklaim sebagian besar kode versi Quattro dibangun oleh agen AI. Alasannya, agen dinilai sangat mahir dalam hal seperti bash, QML, dan debugging masalah Linux.
Dana tersebut mulai dibelanjakan untuk merekrut tenaga ahli. Tiga nama pertama yang diumumkan adalah pengembang kernel Krzysztof Wilczyński, kepala infrastruktur Emir Beganović, dan sosok pseudonim outfoxxed yang menciptakan Quickshell, komponen inti antarmuka Omarchy 4.
Kontroversi Politik yang Membelah Komunitas
Popularitas Omarchy tidak lepas dari sosok Hansson. Ia dikenal vokal dengan pandangan politik yang menuai kritik, termasuk tulisan-tulisan yang dianggap anti-imigrasi. Hal ini memicu reaksi keras dari sebagian komunitas perangkat lunak sumber terbuka.
Blogger Jürgen Geuter menyebut Omarchy sebagai perebutan kekuasaan. Ia menilai menjalankan Omarchy berarti secara sukarela bergabung dengan komunitas fasis dan melegitimasi cara berpikir tersebut.
Kampanye bertajuk Stop Omarchy juga muncul, dengan spanduk yang menyatakan Omarchy adalah gerakan politik yang menyamar sebagai distribusi Linux. Pengembang terkemuka Matthew Garrett ikut angkat bicara.
"Omarchy pada dasarnya tidak kompatibel dengan tujuan perangkat lunak bebas," kata Garrett. Ia menilai proyek ini buruk secara teknis sekaligus buruk secara idealisme.
Seperti Apa Sebenarnya Omarchy
Sejumlah pengamat menilai Omarchy bukan distribusi Linux dalam arti tradisional. Isinya dianggap tidak lebih dari Arch Linux ditambah berkas konfigurasi pribadi Hansson.
Meski begitu, Omarchy punya identitas merek yang kuat. Tampilannya dirancang bergaya dan canggih, menggunakan Hyprland, kompositor Wayland dari pengembang yang gemar memicu kontroversi.
Antarmukanya digerakkan keyboard dan sengaja tidak dibuat mirip sistem lain. Tidak ada bilah judul jendela, dan kombinasi Alt+F4 tidak menutup jendela di sini. Kurva pembelajarannya memang curam.
Target pasarnya tampak jelas: inovator, influencer, dan pengembang yang dibantu AI. Hansson aktif berbicara dengan pengguna di platform X, yang pemiliknya juga tidak asing dengan dunia ini.
Gelombang Populisme di Dunia Sumber Terbuka
Fenomena Omarchy bukan kasus tunggal. Pada Juli lalu, salah satu pemilik bersama Mullvad dilaporkan menyumbang besar ke partai politik anti-migrasi di Swedia. Di Inggris, partai populis kanan Reform UK juga menerima donasi besar.
Setahun sebelumnya, proyek XLibre diluncurkan dan secara terbuka menolak program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi. Sebagian pengembang marah, sebagian lain merangkulnya, termasuk dukungan dari Devuan.
Dari Brexit hingga terpilihnya kembali Donald Trump dan kemenangan Alternative für Deutschland di pemilu regional Jerman, gerakan populis kanan terus mendapat dukungan. Omarchy tampaknya menarik sebagian audiens yang sama ke dunia Linux.
Bagi pengguna yang tidak ingin mendukung tren tersebut, ada alternatif seperti Pop!_OS 24.04 LTS dengan desktop COSMIC. Distribusi ini dibangun di atas Ubuntu yang dioptimalkan performanya, dan menurut penilaian banyak pengamat, bekerja jauh lebih baik.