Mentrans Melayat Rektor Uncen, Tegaskan Kolaborasi Akademisi Kunci Kemandirian Papua

Mentrans Melayat Rektor Uncen, Tegaskan Kolaborasi Akademisi Kunci Kemandirian Papua
Mentrans Melayat Rektor Uncen, Tegaskan Kolaborasi Akademisi Kunci Kemandirian Papua

INFOTUNTAS.COM — Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melayat ke rumah duka Rektor Universitas Cenderawasih, Prof Oscar Oswald, di sela kunjungan kerja di Papua. Kepergian Oscar disebut sebagai duka mendalam bagi dunia pendidikan sekaligus momentum menegaskan peran universitas lokal sebagai fondasi pembangunan Papua.

Iftitah menyampaikan penghormatan terakhir, mendoakan almarhum, dan bertemu langsung dengan keluarga. Ia menyebut kepergian Oscar sebagai kehilangan besar bagi dunia pendidikan nasional, khususnya bagi Kementerian Transmigrasi yang menempatkan Uncen sebagai mitra strategis.

Uncen Diposisikan sebagai Mitra Strategis, Bukan Sekadar Kampus

Dalam pandangan kementerian, Uncen berperan lebih dari institusi pendidikan biasa. Kampus itu disebut sebagai fondasi penting dalam menyiapkan masa depan Papua, terutama melalui pemberdayaan masyarakat lokal berbasis pendidikan.

Iftitah menekankan sinergi antara pemerintah pusat dan perguruan tinggi lokal di Papua tidak bisa ditawar. Menurutnya, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Papua hanya bisa dicapai jika pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi dihadirkan sejak awal.

"Pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi ini menjadi sangat penting, dan memampukan rakyat Papua melalui pendidikan. Utamanya juga kehadiran universitas lokal itu menjadi sangat esensial bagi kami dan kita semua," kata Iftitah.

Dukungan Uncen untuk Tim Ekspedisi Patriot

Kolaborasi itu disebut telah berjalan nyata lewat program Tim Ekspedisi Patriot. Sejak 2025 hingga kini, Uncen mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk terlibat dalam program strategis kementerian tersebut.

"Universitas Cenderawasih sejak tahun 2025 yang lalu sampai dengan hari ini memberikan support (dukungan) yang luar biasa kepada program Tim Ekspedisi Patriot, mengirimkan putra-putri terbaiknya dalam program ini," ujar Iftitah.

Ia menambahkan, pembangunan kawasan transmigrasi saat ini mengedepankan kehadiran ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendekatan itu dinilai sejalan dengan kebutuhan Papua yang tidak bisa lagi dibangun hanya dengan pendekatan fisik semata.

Visi Uncen sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Dengan fondasi kolaborasi yang telah dibangun mendiang Prof Oscar Oswald, Kementerian Transmigrasi menyatakan komitmennya menjadikan institusi pendidikan lokal di Papua sebagai ujung tombak kemajuan daerah.

Iftitah bahkan menyebut Uncen diproyeksikan menjadi pusat gravitasi pertumbuhan ekonomi baru di Papua. Posisi itu, menurutnya, bertumpu pada kapasitas akademik dan sumber daya manusia yang dimiliki kampus tersebut.

"Oleh karena itu, kami ingin menjadikan Universitas Cenderawasih ini sebagai center, sebagai pusat gravitasi dari pertumbuhan ekonomi baru yang ada di Papua," kata Iftitah.

Kunjungan pelayat itu sekaligus menegaskan arah kebijakan kementerian yang menempatkan pendidikan tinggi lokal sebagai mitra tetap, bukan pelengkap, dalam setiap program pembangunan di Papua.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index