Stop Abaikan Ginjal, Masukkan 7 Makanan Ini ke Menu Harian

Stop Abaikan Ginjal, Masukkan 7 Makanan Ini ke Menu Harian

INFOTUNTAS.COM — Kasus gagal ginjal di Indonesia terus naik, dengan lebih dari 130 ribu pasien menjalani hemodialisis setiap tahunnya. Sebelum kondisi itu terjadi, ada cara sederhana yang bisa dimulai dari dapur sendiri: memperbaiki pola makan dengan tujuh bahan yang ramah ginjal.

Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) mencatat angka pasien cuci darah di Tanah Air masih tinggi. Ketua Pernefri, Pringgodigdo Nugroho, menyebut lebih dari 130 ribu orang menjalani hemodialisis tiap tahunnya.

Data Indonesian Renal Registry 2024 juga menunjukkan ada lebih dari 60 ribu pasien batu ginjal yang butuh terapi pengganti ginjal setiap tahun. Angka ini yang bikin pola makan sehat jadi penting, bukan cuma soal diet.

"Lebih dari 130 ribu pasien menjalani hemodialisis di Indonesia tiap tahunnya," kata Pringgo dalam presentasinya di FGD bersama Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (17/9).

Kenapa Makanan Berpengaruh ke Ginjal

Ginjal bekerja menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kalau asupan harian didominasi gula, garam, dan lemak jahat, beban kerja organ ini ikut naik.

Hipertensi dan diabetes jadi dua pemicu utama kerusakan ginjal. Keduanya bisa dikendalikan lewat pilihan makanan sehari-hari.

1. Paprika Merah

Paprika merah tinggi vitamin A, C, dan antioksidan yang menjaga sistem kekebalan tubuh. Nutrisi ini juga melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang berdampak ke organ tubuh, termasuk ginjal.

Kandungan kaliumnya rendah, jadi aman dikonsumsi mereka yang sudah punya gangguan ginjal.

2. Apel

Jadikan apel sebagai camilan atau pencuci mulut. Buah ini kaya serat dan senyawa antiinflamasi yang membantu menurunkan kolesterol serta menstabilkan gula darah.

Efeknya tidak langsung ke ginjal, tapi menjaga dua penyakit pemicu kerusakan ginjal tetap terkendali.

3. Ikan Kembung

Ikan berlemak seperti kembung, salmon, makarel, dan tuna jadi sumber protein sehat. Kandungan omega-3 di dalamnya membantu menurunkan peradangan dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

4. Kembang Kol

Sayuran ini kaya vitamin C, K, asam folat, dan serat. Ada pula senyawa antioksidan yang melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.

5. Biji-Bijian

Biji bunga matahari atau chia seed bisa ditambahkan ke sereal dan oatmeal. Serat serta proteinnya membantu menstabilkan gula darah dan tekanan darah.

6. Putih Telur

Putih telur tinggi protein tapi rendah fosfor. Buat penderita masalah ginjal, diet rendah fosfor sangat dianjurkan agar ginjal tidak bekerja ekstra.

7. Jamur Shitake

Jamur ini sering dipakai di masakan Asia dan mengandung vitamin D serta antioksidan. Vitamin D membantu penyerapan kalsium sehingga keseimbangan mineral tubuh terjaga.

Cara Mulai Tanpa Ribet

Tidak perlu langsung mengubah seluruh menu. Coba ganti camilan sore dengan apel atau tambahkan paprika merah ke tumisan malam ini.

Untuk urusan protein, selingi daging dengan ikan kembung dua kali seminggu. Bagi yang sedang menjaga fosfor, putih telur bisa jadi pilihan pengganti.

Menjaga ginjal sebenarnya soal konsistensi kecil tiap hari. Mulai dari satu bahan dulu, lalu tambah perlahan sesuai selera.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index